Makalah Bahasa Indonesia Kesehatan dan Kelestarian Lingkungan Sekitar
MAKALAH
BAHASA INDONESIA KESEHATAN DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN SEKITAR
DI
SUSUN OLEH :
KELOMPOK 2
ANGGOTA : 1.MAGFIRATURRAHMA
2.TAKDIR RIZKI AGUSTIAN
3.GITA
APRYATI
4.KHALIL ALFALAH
5.NILAHADINILYAKIN
6.NURMA
ALYUWANINGSIH
KATA PENGANTAR
Pertama
– tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua. Tak lupa pula salawat
serta salam kami hantarkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah
merangkul kita dari alam Jahiliyah menuju alam Islamiyah kini.
Tak
lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Pembimbing Dra.Hj. Wartina yang
senantiasa membimbing kami sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik
dan lancar.
Kami
sebagai penulis mengangkat sebuah judul “KESEHATAN LINGKUNGAN“ sebuah judul
yang akan mengungkap bagaimana kondisi lingkungan kita saat ini.
Pepatah
mengatakan “ If New Inventors Were Afraid Erities, We Ight Been Going By Earts And Wearing Woven Clothes
Now
(
Jika penemu – penemu takut kepada kritis mungkin sekarang kita masih bepergian
dengan kereta lembu dan mamakai pakaian tenunan rumah )”. Bertolak dari sinilah
kami sangat membutuhkan kritik dan saran dari berbagai pihak, di waktu yang
akan datang penulis dapat menulis karya tulis yang lebih baik lagi. Mudah -
mudah – mudahan makalah ini dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan pembaca.
Wassalam.
Bima , 28 April 2010
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
A. Latar
Belakang
B. Rumusan
Masalah
C. Tujuan
D. Metode
Pengumpuan Data
Bab II Pembahasan
A. Pengertian
B. Sebab
– sebab Timbulnya Pencemaran Lingkungan
C. Bentuk
– bentuk Pencemaran Lingkungan
D. Dampak
Dari Pencemaran Lingkungan
E. Cara
Mengatasi Pencemaran Lingkungan
Bab III Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran
– saran
Daftar Pustaka
Bab I Pendahuluan
A.Latar Belakang
Kesehatan
memegang peranan penting bagi kehidupan manusia. Disetiap lingkungan yang sehat
mampu menciptakan kondisi yang kondusif bagi penikmatnya sehingga jiwa dan raga
dapat merasakan nikmatnya dan segarnya lingkungan yang sehat. Setiap hari kita
dapat menyaksikan banyak orang yang terbujur tak berdaya di rumah sakit. Mereka
tidak mampu melakukan aktivitas, bahkan dari segi material biaya yang telah
banyak di keluarkan untuk memperoleh kesembuhan ini. Disinilah kita dapat
mengkomparasi, betapa kesehatan itu sangatlah mahal.
Banyak
faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit pada tubuh kita, salah satu faktor
yang sangat fundamental, yaitu di timbulkan oleh kebiasaan manusia yang tidak
sehat. Jika di biarkan hal ini akan memberikan efek negatif bagi kehidupan kita
di lingkungan sekitar.
Lingkungan
yang sehat dan asri akan menciptakan kondisi yang sehat bagi penghuninya. Untuk
menjaganya di perlukan usaha keras dan komitmen bersama antar anggota
masyarakat untuk mencegah efek negatif dari lingkungan yang tidak sehat.
Kita
kembali teringat pada sebuah pepatah” Prevention is Better Than Cure”
Pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Di sinilah yang menjadi basic,
sehingga di harapkan berbagai penyakit yang akan menjadikan lingkungan tidak
sehat dapat kita cegah.
Namun
di abad 20 ini pencemaran lingkungan sudah menjamuri dan akan mengecam
perubahan ini terjadi sangat. Di semua aspek kehidupan kita perubahan ini
terjadi sangat signifikan, sehingga sulit rasanya untuk memperoleh kondisi
lingkungan yang asri dan sehat karena itu perlu adanya bentuk – bentuk
realisasi dan keprihatinan kita terhadap
kondisi lingkungan yang sudah mulai tercemar.
B.Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang
tersebut maka timbul permasalahan yang merupakan titik fokus akan penyelesaian
makalah ini yang di rumuskan sebagai berikut :
1. Apakah
lingkungan yang sehat itu?
2. Apa
penyebab timbulnya pencemaran lingkungan?
3. Bagaimanakah
bentuk pencemaran lingkungan?
4. Apa
dampak dari pencemaran lingkungan?
5. Bagaimanakah
cara untuk mengatasi pencemaran lingkungan?
C.Tujuan
Kami sebagai penulis
mengangkat judul kesehatan lingkungan. Bertujuan agar pembaca dapat mengetahui
pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.
Selain itu pembaca juga dapat
mengetahui bagaimana besarnya peranan masyarakat dalam menjaga kesehatan
lingkungannya.
D.Metode
Pengumpulan Data
Metode yang kami gunakan dalam
menyelasaikan masalah ini, sangatlah sederhana di mana cara kami memecahkan
rumusan masalah tersebut hanya berdasarkan pencarian data dan informasi melalui
beberapa refereasi.
Kemudian kami melakukan kajian pustaka
terhadap refereasi tersebut dengan mengambil inti sari yang berkaitan dengan
rumusan masalah tersebut lalu kami susun secara sistematis dalam tulisan ini.
Bab
II Pembahasan
A.Lingkungan
Sehat
Secara harfiah lingkungan
adalah keadaan yang terjadi di sekitar kita yang harus di jaga keindahannya dan
tata kebersihannya dengan sedemikian mungkin. Agar insan yang hidup bisa
merasakan kenyamanannya. Dengan menjaga kebersihan, linngkungan jadi indah di
pandang mata.
Sedangkan sehat adalah lingkungan yang
terbebas dari bakteri dan virus maupun penyakit yang menular bagi nyawa
manusia. Kesehatan lingkungan memang di perlukan dalam kehidupan, karena kadang
– kadang kesehatan manusia bisa bergantung dari keadaan lingkungan, maka dari
itu menjaga lingkungan perlu di lakukan lingkungan sehat juga memang perlu di
terapkan dalam kehidupan masyarakat mengingat banyaknya dampak – dampak jika
lingkungan kita tidak sehat dan lestari.
Jadi lingkungan sehat itu perlu dalam
kehidupan, karena lingkungan sehat merupakan sebagian dari iman.
B.Penyebab
Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan kini
telah menjamur, banyak hal yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Faktor
–faktor tersebut dapat berasal dari kebiasaan buruk manusia itu sendiri, selain
itu kurangnya kepedulian dan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan merupakan
faktor yamg mendasar. Tercemarnya lingkungan juga bisa di sebabkan oleh tangan
– tangan jahil yang tak bertanggungjawab, kemajuan IPTEK pun juga turut menjadi
penyebab tercemarnya lingkungan, begitu pula pada aspek pendidikan yang secara
tidak langsung telah mencemari lingkungan, aspek industri adalah faktor yang
paling dominan sebagai penyebab kerusakan lingkungan itu sendiri.
C.Bentuk
– bentuk Pencemaran Lingkungan
1. Udara
Pencemaran udara dapat terjadi karena adanya
gaa – gas yang dapat menciptakan toksia – toksia di udara sehingga menyebabkan
lapisan – lapisan udara terutama lapisan atmosfer yang semakin menipis karena
lebih di dominasi oleh gas – gas beracun tersebut yang pada umumnya mengandung
carbon dioksida.
Gas – gas tesebut bisa berasal dari asap –
asap kendaraan, limbah pabrik yang berupa gas, pembakaran sampah, dan
penggunaan rumah kaca.
2. Air
Pencemaran air hujan karena bercampurnya air
tersebut dengan zat – zat yang dapat merusak kejernihan dan kandungan air
tersebut, zat- zat tersebut dapat berasal dari pembuangan limbah pabrik ke arus
– arus sungai, selain pembuangan limbah
pabrik, pembuangan sampah rumah tangga keselokan yang menjadi ancaman
tercemarnya air, kebiasaan masyarakat membuang tinja di sungai pun juga dapat
menyebabkan pencemaran air tersebut.
3. Tanah
Pencemaran
tanah atau lingkungan dapat terjadi karena kebiasaan buruk manusia, kebiasaan
buruk tersebut dapat berupa, pembuangan sampah secara sembaranhan di pedesaan
yang biasanya masih menggunakan andong kotoran – kotoran kuda yang tercecer
sembarangan merupakan bentuk pencemaran tanah.
D.Dampak
dari Pencemaran Lingkungan
Tahukah kita betapa
berbahayanya pencemaran lingkungan ini, pencemaran tersebut dapat berdampak
pada kehidupan kita, dampak tersebut dapat merusak lingkungan, sampah yang
bertumpuk dapat menyebabkan banjir begitu pun dengan asap – asap kendaraan dan
asap – asap pabrik yang dapat menambah intensitas carbon dioksida di udara yang
akan berdampak pada menipisnya lapisan O3 dan menyebabkan global warning.
E.Cara
Mengatasi Pencemaran Lingkungan
1. Membuang
sampah pada tempatnya
Umumnya orang – orang saat sekarang ini tidak
pernah mau menangapi, apa itu membuat sampah pada tempatnya. Karena mereka itu
hanya tau membuang sampah di sembarang tempat,tanpa tau kertas kecil saja yang
di buang bisa berdampak besar, bagi lingkungan. Mengapa demikian? Kerena jika
kita sudah cuek akan sekecil kertas yang kita lihat, yang awalnya hanya satu
tersebut, jika selalu di lakukan maka secarik kertas tersebut akan menumpuk dan
dapat menjadi ancaman besar bagi lingkungan.
2. Mengurangi
penggunaan kendaraaan bermotor.
Kita bisa melihat betapa banyaknya berbagai
jenis alat transportasi, seperti motor, bus, bajai, dan berbagai jenis lainnya.
Yang bisa mengeluarkan asap dan masing – masing pembaungannya meskipun asap
yang di keluarkan terpaut sedikit namun hal tersebut dapat merusak lingkungan,
karena jika banyak asap yang terbuang melayang ke angkasa maka hal tersebut
akan merusak lapisan ozom telah rusak maka, seluruh isi bumi ini akan terancam
khususnya manusia yang kini dapat terbakar karena terkena sinar ultrafioler
yang tidak dapat tertahan oleh lapisan atmosfer yang ada di permukaan bumi.
3. Tempat
pembuangan limbah pabrik
Limbah pabrik, mendengar kata tersebut saja
kita pasti akan tau, betapa berbahayanya limbah pabrik tersebut. Tapi semakin banyak
pabrik berdiri maka akan semakin banyak lagi limbah pabrik yang di buang. Namun
dari selain banyaknya Pabrik yang berdiri maka seharusnya di imbangi dengan
banyaknya penyediaan tempat pembuangannya, yaitu dengan membuat alairan
tersendiri yang lansung menuju laut agar pemilik pabrik tidak seenaknya saja
mengalihkan hasil limbah pabrik tersebut ke sungai atau ke tempat lainnya.
4. Menanam
pohon untuk mengurangi gas – gas carbon dioksida
Menanam seribu pohon merupakan hal yang telah
di wujudkan oleh pemerintah. Agar lingkungan di sekitar kita bisa menyejukan
dan mengurangi menikatnya gas – gas carbon dioksida yang dikeluarkan oleh tubuh
manusia.
Bab III Penutup
A.Kesimpulan
B.Saran
Untuk
semua kalangan masyarakat jagalah lingkungan agar tetap sehat sehingga kita
nyaman dan terbebas dari berbagai penyakit. Diminta kepada masyarakat agar
memperhatikan keadaan lingkungan sekitar.
Diperlukan
komitmen masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan pemerintah harus
mengadakan program pelestarian lingkungan sehingga lingkungan dapat tetap sehat
dan lestari.
DAFTAR PUSTAKA
v Sunarji,
2002 Mahir Berbahasa Indonesia 1A, Surakarta: Tiga serangkai.
v Sutedja,
Drs, dkk, 1989, Bahasa Indonesia, untuk SMP kelas III Semester 5 dan 6,
Bandung: Ganeca Exact Bandung




3 komentar
masih kurang
BalasHapusmakasih gan tas msukannya.
HapusAfter looking into a handful of the blog posts on your site, I truly like your way
BalasHapusof writing a blog. I book marked it to my bookmark site
list and will be checking back soon. Take a look at my
website too and let me know your opinion.