Saat Perasaan Ini Menangis

by - Juni 24, 2012


Karya : Anthon Untung Bagus
Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Surabaya

Mungkin ini sepenggal kisah saya yang terkecil dari pengalaman hidup saya yang dapat saya bagikan kepada kalian atau mungkin ada juga orang lain yang mengalami seperti yang saya alami. Kisah ini lebih mengenai perasaan kita terhadap seseorang dan tentang perasaan seseorang terhadap kita yang mungkin membuat kita terkejut dengan ungkapan perasaan nya kepada kita.
Begitu banyak orang yang kita sayangi dalam hidup ini, tak terelakan dalam hidup ini kitapun ingin mencintai dan dicintai, memiliki kekasih untuk teman berbagi saat senang maupun susah. Begitu banyak pula yang datang kepada kita dan di antara meraka terkadang ada seseorang yang kita cintai dan yang kita inginkan untuk menjadi kekasih kita sebagi teman dalam hati kita yang sepi.
Terkadang kitapun bimbang dengan perasaan kita apakah rasa suka ini karena Cinta,Sayang atau karena kita Kagum. begitu kecil perbedaan itu dan mungkin dapat dikatakan sulit untuk membandingkan. Keraguan sering muncul dalam diri kita dan disaat kita yakin dengan perasaan kita maka datang keraguan lagi " apakah perasaan dia terhadap aku sama dengan yang aku rasakan...?? " maka kita akan mencari tahu tentang perasaan mereka terhadap kita, ketika kita menemukan jawaban nya terkadang masih ada keraguan lagi " apakah benar dia dengan jawaban nya (ungkapan persaan nya) dan kitapun akan mencari tahu lagi sampai kita benar yakin. Hal semacam itu terkadang menjadi hal yang bodoh dimana kita tidak dapat berpikir jernih dan untuk mencari jawaban itu kita melakukan hal-hal yang bodoh dan gampang percaya dengan berita angin (kata orang lain) sehingga hati dan perasaan kitapun menjadi kacau, bingung, dll.

Terkadang disaat kita jatuh cinta dengan seseorang dan orang tersebut dekat dengan kita, sering bersama, saling tukar pengalaman, sampai kitapun merasa nyaman dengan mereka, begitu juga mereka nyaman dengan keberadaan kita di samping mereka dan saat kita ingin mengungkapkan perasaan kita ternyata mereka menganggap kita sebagai Teman,Kakak,Sahabat,dll. begitu kecewa dalam hati tapi kitapun tidak bisa memaksakan perasaan seseorang terhadap kita mungkin Diam dan memendam nya adalah langkah yang tepat jika di bandingkan kita harus jujur dengan perasaan kita yang dapat membuat orang yang nyaman bersama kita akan sedikit menjauh dan akhirnya menghilang entah kemana.
Hidup ini serasa tidak adil bagi kita, terkadang kita merasa jenuh dan bosan dengan perasaan kita sendiri dan membuat kita menjadi susah dalam jatuh cinta terhadap seseorang. Apa yang harus kita lakukanpun terkadang kita tidak mengetahui nya yang bisa kita lakukan hanya membenci diri sendiri dan menganggap kita bodoh " Mengapa aku harus jatuh cinta dengan dia..?? " pertanyaan itu sering muncul dalam diri kita dan perasaan tidak pantas, minder, putus asa, sering muncul dalam diri kita serta kita akan mencari sebuah pelarian untuk melepas penat yang ada dalam hati kita dan pada saat seperti ini terkadang kita melakukan hal-hal negatif yang dapat merusak diri kita bahkan merugikan orang yang berada di sekitar kita.
Mungkin selama ini saya bahkan mungkin ada orang lain yang selalu menjadi tempat bersandar untuk seseorang yang berada di sekitar kita dimana mereka datang kepada kita untuk mencari solusi dari masalah mereka (pelipur lara) atau berbagi cerita yang bahagia, tetapi mengapa saat saya dalam masalah, dalam pikiran ini menjadi kacau saya tidak bisa memberi pencerahan bagi diri saya sendiri. Tetapi ada sahabat saya yang mengatakan hal yang membuat saya tersadar dan terharu " Itu tanda nya dia bukan yang terbaik buat kamu. Mungkin dia hanya cukup porsinya sebagai adik,kakak,sahabat,teman dalam hidupmu. Bukankah lebih mulia dan berharga status sebagai seorang teman atau sahabat dari pada seorang pacar atau kekasih, karena sampai kapanpun tidak akan pernah ada mantan sahabat atau mantan teman " kata-kata yang membuat saya tersadar, mungkin karena saya pernah mengatakan hal yang sama kepada sahabat saya sehingga saya merasa terharu dengan kata-kata tersebut. Thankz untuk semua sahabat-sahabat dan teman-teman saya yang membantu saya bangkit lagi. Satu lagi, dalam hidupmu yang harus kita pegang " bersabar,lah karena semua indah pada waktunya " (from some one).

THANKS FOR ALL

You May Also Like

0 komentar