Saat Perasaan Ini Menangis
Karya : Anthon
Untung Bagus
Mahasiswa
Akuntansi Universitas Negeri Surabaya
Mungkin ini
sepenggal kisah saya yang terkecil dari pengalaman hidup saya yang dapat saya
bagikan kepada kalian atau mungkin ada juga orang lain yang mengalami seperti
yang saya alami. Kisah ini lebih mengenai perasaan kita terhadap seseorang dan
tentang perasaan seseorang terhadap kita yang mungkin membuat kita terkejut
dengan ungkapan perasaan nya kepada kita.
Begitu
banyak orang yang kita sayangi dalam hidup ini, tak terelakan dalam hidup ini
kitapun ingin mencintai dan dicintai, memiliki kekasih untuk teman berbagi saat
senang maupun susah. Begitu banyak pula yang datang kepada kita dan di antara
meraka terkadang ada seseorang yang kita cintai dan yang kita inginkan untuk
menjadi kekasih kita sebagi teman dalam hati kita yang sepi.
Terkadang
kitapun bimbang dengan perasaan kita apakah rasa suka ini karena Cinta,Sayang
atau karena kita Kagum. begitu kecil perbedaan itu dan mungkin dapat dikatakan
sulit untuk membandingkan. Keraguan sering muncul dalam diri kita dan disaat
kita yakin dengan perasaan kita maka datang keraguan lagi " apakah
perasaan dia terhadap aku sama dengan yang aku rasakan...?? " maka kita
akan mencari tahu tentang perasaan mereka terhadap kita, ketika kita menemukan jawaban
nya terkadang masih ada keraguan lagi " apakah benar dia dengan jawaban
nya (ungkapan persaan nya) dan kitapun akan mencari tahu lagi sampai kita benar
yakin. Hal semacam itu terkadang menjadi hal yang bodoh dimana kita tidak dapat
berpikir jernih dan untuk mencari jawaban itu kita melakukan hal-hal yang bodoh
dan gampang percaya dengan berita angin (kata orang lain) sehingga hati dan
perasaan kitapun menjadi kacau, bingung, dll.
Terkadang
disaat kita jatuh cinta dengan seseorang dan orang tersebut dekat dengan kita,
sering bersama, saling tukar pengalaman, sampai kitapun merasa nyaman dengan
mereka, begitu juga mereka nyaman dengan keberadaan kita di samping mereka dan
saat kita ingin mengungkapkan perasaan kita ternyata mereka menganggap kita
sebagai Teman,Kakak,Sahabat,dll. begitu kecewa dalam hati tapi kitapun tidak
bisa memaksakan perasaan seseorang terhadap kita mungkin Diam dan memendam nya
adalah langkah yang tepat jika di bandingkan kita harus jujur dengan perasaan
kita yang dapat membuat orang yang nyaman bersama kita akan sedikit menjauh dan
akhirnya menghilang entah kemana.
Hidup ini
serasa tidak adil bagi kita, terkadang kita merasa jenuh dan bosan dengan
perasaan kita sendiri dan membuat kita menjadi susah dalam jatuh cinta terhadap
seseorang. Apa yang harus kita lakukanpun terkadang kita tidak mengetahui nya
yang bisa kita lakukan hanya membenci diri sendiri dan menganggap kita bodoh
" Mengapa aku harus jatuh cinta dengan dia..?? " pertanyaan itu
sering muncul dalam diri kita dan perasaan tidak pantas, minder, putus asa,
sering muncul dalam diri kita serta kita akan mencari sebuah pelarian untuk
melepas penat yang ada dalam hati kita dan pada saat seperti ini terkadang kita
melakukan hal-hal negatif yang dapat merusak diri kita bahkan merugikan orang yang
berada di sekitar kita.
Mungkin
selama ini saya bahkan mungkin ada orang lain yang selalu menjadi tempat
bersandar untuk seseorang yang berada di sekitar kita dimana mereka datang
kepada kita untuk mencari solusi dari masalah mereka (pelipur lara) atau
berbagi cerita yang bahagia, tetapi mengapa saat saya dalam masalah, dalam
pikiran ini menjadi kacau saya tidak bisa memberi pencerahan bagi diri saya
sendiri. Tetapi ada sahabat saya yang mengatakan hal yang membuat saya tersadar
dan terharu " Itu tanda nya dia bukan yang terbaik buat kamu. Mungkin
dia hanya cukup porsinya sebagai adik,kakak,sahabat,teman dalam hidupmu.
Bukankah lebih mulia dan berharga status sebagai seorang teman atau sahabat
dari pada seorang pacar atau kekasih, karena sampai kapanpun tidak akan pernah
ada mantan sahabat atau mantan teman " kata-kata yang membuat saya
tersadar, mungkin karena saya pernah mengatakan hal yang sama kepada sahabat
saya sehingga saya merasa terharu dengan kata-kata tersebut. Thankz untuk semua
sahabat-sahabat dan teman-teman saya yang membantu saya bangkit lagi. Satu
lagi, dalam hidupmu yang harus kita pegang " bersabar,lah karena semua
indah pada waktunya " (from some one).
THANKS FOR ALL



0 komentar