Penerapan Budiluhur Pada Lingkungan BAPAK / IBU DOSEN DAN Mahasiswa / mahasiswi Di dalam kelas

by - Mei 23, 2012


Penerapan Budiluhur
 Pada Lingkungan BAPAK / IBU DOSEN
DAN Mahasiswa / mahasiswi
Di dalam kelas
Oleh: Takdir Rizki Agustian

Bagaimana Cara Untuk Berbudiluhur Dalam Lingkungan Bapak / Ibu Dosen dan Mahasiswa / Mahasiswi Di Dalam Kelas ?
Praktek budiluhur harus kita kembangkan bersama mulai dari lingkungan yang sederhana, yaitu lingkungan bapak / ibu dosen dan mahasiswa / mahasiswi di dalam kelas. Di antara bapak / ibu dosen dan mahasiswa / mahasiswi di dalam kelas perlu pula dikembangkan sikap budiluhur yaitu suatu sikap saling menghormati kepentingan masing-masing anggota kelas. Budiluhur yang dilaksanakan pada tingkat bapak / ibu dosen dan mahasiswa / mahasiswi akan memberikan dampak sebagai berikut:
Di lingkungan kampus dan masyarakat menjadi kebiasaan yang dengan sendirinya akan terpraktekkan. Kehidupan kelas akan menjadi damai, nyaman, dan harmonis bagaikan hidup di surga. Akan menjadi tauladan bagi bapak / ibu dosen dan teman – teman mahasiswa / mahasiswi lainnya serta masyarakat pada umumnya.
Penerapan budiluhur pada tingkat bapak / ibu dosen dan mahasiswa / mahasiswi ini adalah sangat penting, karena pada tingkat ini ada ikatan emosional yang sangat kuat sehingga sangat memungkinkan dilakukan keterbukaan untuk saling belajar, saling mendidik, saling menasehati, dan saling mempengaruhi. Inilah tataran pendidikan yang paling dasar yang sangat mempengaruhi perilaku seseorang.
Interaksi sosial yang terjadi pada tingkat ini adalah antara bapak dosen, ibu dosen, mahasiswa, mahasiswi, atau mungkin juga petugas kebersihan, dan lainnya. Di antara masing-masing anggota kelas pasti ada perbedaan - perbedaan. Saling memahami dan menghormati perbedaan inilah sebenarnya kunci budiluhur dalam lingkungan bapak / ibu dosen dan mahasiswa / mahasiswi di dalam kelas.


.
Bagaimanakah Contoh Perilaku Budiluhur Mahasiswa / Mahasiswi Kepada Bapak / Ibu Dosen ?
1.      Mahasiswa / mahasiswi harus bertutur kata dengan bahasa yang halus serta berprilaku yang  sopan.
2.      Bila disuruh mengerjakan tugas, segera mengerjakannya, selama tidak maksiat.
3.      Bila bapak / ibu dosen sedang menjelaskan materi, mahasiswa / mahasiswi harus mendengarkan dengan baik serta tidak memotong pembicaraannya.
4.      Bila bapak / ibu dosen sedang memberikan nasihat, mahasiswa / mahasiswi harus mendengarkan dengan baik serta tidak memotong pembicaraannya.
5.      Jujur dan amanah, tidak bohong dan tidak berkhianat kepada bapak / ibu dosen.
6.      Menjaga nama baik bapak / ibu dosen.
7.      Selalu mendoakan yang baik kepada bapak / ibu dosen.


Bagaimanakah Contoh Perilaku Budiluhur Bapak / Ibu Dosen Kepada Mahasi
swa / Mahasiswi ?
1.      Selalu mendoakan yang baik kepada mahasiswa / mahasiswinya.
2.      Dapat mendidik mahasiswi / mahasiswa dengan baik dan sabar, serta tidak bosan memberi ilmu dan nasihat.
3.      Memberikan pujian kepada mahasiswa / mahasiswi ketika telah mengerjakan sesuatu yang baik dan benar.
4.      Dapat berbuat adil, baik dalam pemberian nilai maupun perhatian dan kasih sayang
kepada mahasiswa / mahasiswinya.
5.      Tidak mudah marah atau membentak pada mahasiswa / mahasiswi yang tidak mentaati perintahnya.





Lalu, Bagaimanakah Contoh Perilaku Budilur  Antar Sesama Mahasiswa / Mahasiswi ?
1.      Antar sesama mahasiswa / mahasiswi harus bertutur kata dengan bahasa yang halus dan menghormati yang lebih tua.
2.      Menjalin komunikasi yang baik antar sesama mahasiswa / mahasiswi.
3.      Bersikap dewasa, yaitu dapat menjaga kerukunan antar sesama mahasiswa / mahasiswi.
4.      Dapat berbuat adil, yaitu dalam bergaul tidak membeda – bedakan teman.
5.      Jujur dan amanah, tidak bohong dan tidak berkhianat kepada teman.
6.      Menjaga nama baik mahasiswa / mahasiswi.
7.      Selalu mendoakan yang baik kepada mahasiswa / mahasiswi lainnya.


Namun apabila bapak / ibu dosen tidak berhasil dalam mendidik mahasiswa / mahasiswinya maka akan menjadi beban berat bagi bapak / ibu dosennya ataupun mahasiswa / mahasiswinya sendiri, dan bagi mahasiswa / mahasiswi bapak / ibu dosen adalah jembatan untuk mencapai suatu keberhasilan. Sedangkan bagi mahasiswa / mahasiswi, mahasiswa / mahasiswi lainnya merupakan suatu inspirator dalam mencapai kesuksesan.

You May Also Like

0 komentar