Kalimat Majemuk
KALIMAT MAJEMUK
Kalimat majemuk adalah kalimat yang dibangun oleh dua
pola (dua klausa) atau lebih dan
Dihubungkan dengan konjungtor (kata penghubung)
tertentu.
Bila dua kalimat tunggal digabung menjadi satu, maka
kalimat tersebut menjadi ka-
limat majemuk sehingga kalimat tunggal pertama disebut
klausa 1 dan kalimat tunggal ke-
dua disebut klausa 2.
Contoh: 1. Fira membaca Koran. (kalimat tunggal 1)
S P O
2. Ayah pulang dari kantor. (kalimat tunggal 2)
S P Ket.
3. Fira membaca
Koran ketika ayah pulang dari kantor.
Klausa 1 kjs klausa 2
Kalimat majemuk terbagi menjadi 3, antara lain :
1.
Kalimat
majemuk setara yaitu kalimat majemuk yang dibangun oleh dua klausa atau
lebih yang pola (klausanya) memiliki kedudukan yang
sama, setara atau sederajat.
Contoh :
Fira atau
yuyun mengajarimu. (kalimat majemuk setara).
Fira mengajarimu. (kalimat tunggal 1)
Yuyun mengajarimu. (kalimat tunggal 2)
Kalimat Majemuk Setara (KMS) dapat dibagi menjadi :
a.
KMS
setara menggabungkan/menjumlahkan. KMS ini ditunjukkan dengan penggunaan kata
penghubung (konjungtor) dan, lalu, kemudian, setelah itu, sesudah
itu. Contoh : Nahzim membersihkan dinding lalu Ulan mengecatnya.
S P O S P O
Nahzim membersihkan dinding lalu mengecatnya.
S P O P O
Wati
menyapu lantai kemudian mengepelnya.
S P O P O
b.
KMS
mempertentangkan. Konjungtor yang digunakan : tetapi, akan tetapi, namun, sebaliknya,
melainkan, hanya. Sehingga.
Contoh : Anis mau membantu Magfiratirrahmah
tetapi
Abu melarangnya.
S P O S P O
c.
KMS memilih. Konjugtor nyang digunakan : atau.
Contoh : Kamu mau memilih aku atau dia.
2.
Kalimat
Majemuk Bertingkat (KMB).
KMB adalah kalimat yang dibangun oleh dua klausa atau
lebih. Kalusa-klausa yang membangunnya itu memiliki kedudukan yang tidak
sederajat. Artinya ada pola yang disebut induk kalimat (ikal) dan pula pola
yang menduduki sebagai anak kalimat (akal).
Contoh: 1. Nila
berangkat ke sekolah ketika kejadian itu berlangsung. (1)
Ikal akal
Ketika kejadian
itu berlangsung, Nila berangkat ke sekolah. (2)
S P S P k
akal ikal
Anak kalimat Induk
Kalimat
Kalimat pertama berpola S P K Ket Waktu
S - P
Kedua kalimat di atas pola induk dan anak kalimatnya
sama. Bandingkan dengan kalimat berikut ini:
Kejadian itu berlangsung ketika Nila berangkat ke sekolah. (3)
Ikal akal.
Ketika Nila berangkat ke sekolah, Kejadian itu berlangsung. (4)
Akal
Ikal
Perhatikan contoh berikut :
Kepala Sekolah
mengatakan bahwa ujian nasional akan berlangsung April
2011.
SPKw
3.
Kalimat
Majemuk Setara – Bertingkat atau Bertingkat Setara
Kalimat majemuk setara bertingkat atau bertingkat
setara disebut juga dengan Kalimat Majemuk Campuran (KMC).
Contoh :
Anis menemukan dompet
dan HP di jalan saat berangkat
ke sekolah. (5) Setara-bertingkat



0 komentar