Pemegang Kepentingan Utama Dalam Bisnis
Setiap
bisnis mengadakan transaksi dengan orang maupun badan. Orang-orang yang
menjalankan bisnis tersebut harus menanggung akibat (resiko) karena
bisnis tersebut.Dengan kata lain setiap orang yang menjalankan bisnis
harus menanggung resiko yang muncul dari kegiatan operasional bisnis
yang dialankan. Pelaku bisnis dapat disebut pemegang kepentingan utama
(Stakeholders) ata orang yang berkepentingan dalam bisnis. Madura
(2001:2) menyatakan bahwa terdapat 5 jenis kepentingan yang terlihat
dalam bisnis, antara lain:
1. Pemilik
Pengertian pemilik disini adalah individu atau sekelompok orang yang memiliki ide untuk memulai suatu bisnis dengan mengorganisasikan, mengelola, dan mengesumsikan risiko suatu bisnis yang dihadapi mulai dari permulaan bisnis.
2. Karyawan
Dalam
hal ini yang dimaksud dengan karyaawan adalah manajer yang berperan
sebagai pengelola dan pembuat keputusan penting dalam perusahaan. Madura
(2001:4) mengartikan bahwa manajer adalah karyawan yang mempunyai
tanggung jawab mengelola pekerjaan yang ditugaskan pada karyawan lain
dan membuat keputusan penting dalam perusahaan.
3. Kreditor
Disebut
sebagai salah satu pemegang kepentingan dalam bisnis, karena berkaitan
dengan bagaimana perusahaan mendapatkan tambahan dana daripihak ke tiga
(Contoh : bank sebagai kreditor). Madura (2001:3) megatakan bahwa
kreditor adalah individu, institusi atau lembaga keuangan yang memberika
pinjaman.
4. Pemasok
Setiap
perusahaan membutuhkan bahan baku untuk menjalankan produksi dan
menghasilkan produk, oleh karena itu kinerja perusahaan sebagian
ditentukan juga dengan kemampuan pemasok dalam mengantarka dan memenuhi
bahan baku tepat pada waktunya.
5. Pelanggan
Dikatakan
sebagai pemegang kepentingan karena keuntungan yang diperoleh
perusahaan berasal dari produk perusahaan yang dibeli oleh pelanggan.
Oleh karena itu, untuk menarik pelanggan perusahaan harus memberikan
barang dengan kualitas dan harga yang sesuai. Apabila perusahaan tidak
dapat memberikan baran dan jasa yang berkualitas, maka pelanggan akan
beralih ke produk perusahaan pesaing yang dapat menimbulkan ancaman
berkurangnya profitabilitas (keuntungan) yang diperoleh perusahaan.


0 komentar